Cabdisdik Aceh Utara foto bersama peserta lomba.
Detikacehnews.id | Aceh Utara – Dalam semangat menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah Aceh Utara menggelar serangkaian kegiatan edukatif bagi siswa SMA, SMK, dan SLB di wilayahnya. Salah satu program unggulan yang diinstruksikan oleh Dinas Pendidikan Aceh adalah penulisan esai dengan tema "Resolusi Aku Selama Ramadan 2025", yang kemudian dikembangkan menjadi opini oleh siswa dengan panjang minimal 900 hingga 1.000 kata.
Program ini mendapatkan sambutan luar biasa dari para pelajar. Berdasarkan laporan Ketua Panitia, Faizun, S.IP., yang juga menjabat sebagai Kasie Pengembangan GTK Cabdisdik Wilayah Aceh Utara, sebanyak 306 opini dikirimkan oleh siswa dari berbagai sekolah. Setelah melalui proses verifikasi ketat, akhirnya terpilih 20 opini terbaik yang masuk ke tahap presentasi dalam ajang Top Twenty Opini Aneuk Pasee Meutuwah, yang digelar pada Rabu, 19 Maret 2025, di Aula Cabdisdik Wilayah Aceh Utara.
Faizun mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bertujuan untuk mengasah keterampilan berpikir kritis, kreatif, serta meningkatkan kecakapan menulis siswa.
"Menulis opini bukan hanya tentang menuangkan pemikiran ke dalam kata-kata, tetapi juga melatih siswa untuk mampu menyampaikan gagasan dengan argumentasi yang logis dan berbobot. Ini penting agar mereka lebih cakap dalam menulis dan terbiasa berpikir kritis," ujarnya.
Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, panitia menghadirkan juri dari luar Aceh Utara yang telah memiliki pengalaman luas dalam menulis opini di media massa. Juri tersebut adalah Faisal, S.T., M.Pd., Jon Darmawan, M.Pd., dan Sarlivanti, M.Pd.
Plt. Kepala Cabdisdik Wilayah Aceh Utara, Khairuddin, M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme siswa dalam menulis opini dan menekankan bahwa program ini akan memiliki tindak lanjut yang lebih besar.
"Kami berencana untuk mengemas opini-opini terbaik dalam bentuk buku digital yang akan memiliki ISBN. Selain itu, 20 opini terbaik juga akan kami kirimkan ke media massa seperti Harian Serambi Indonesia, serta berusaha untuk dimuat di website resmi Dinas Pendidikan Aceh," jelasnya.
Lomba opini ini menjadi puncak dari serangkaian kegiatan Ramadan yang telah dijalankan di satuan pendidikan di Aceh Utara. Selain menulis esai dan jurnal, kegiatan lainnya meliputi pembelajaran yang menginternalisasi nilai-nilai Islami serta peningkatan ibadah di kalangan siswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga mengembangkan karakter positif serta wawasan keislaman yang lebih mendalam.
"Kami ingin Ramadan bukan hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga bulan refleksi dan peningkatan kualitas diri bagi para siswa. Semoga program ini dapat terus berjalan dan memberi manfaat yang lebih luas di masa depan," tutup Khairuddin.