Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen, Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd
Detikacehnews.id | Bireuen - Jumlah peserta didik di Kabupaten Bireuen yang berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada tahun 2025 mengalami peningkatan yang menggembirakan. Berdasarkan data yang dirilis oleh Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen, sebanyak 402 siswa berhasil lulus melalui jalur SNBP. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 16% atau bertambah 55 siswa dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 347 siswa.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen, Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd., dalam konferensi pers yang digelar di kantor Cabdin Bireuen pada Rabu, 19 Maret 2025, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh elemen pendidikan yang telah berperan dalam pencapaian ini.
“Kami mengapresiasi kerja keras kepala sekolah, guru, pengawas pembina, serta seluruh warga pendidikan di Bireuen. Peningkatan ini adalah hasil kerja bersama. Semoga tahun depan jumlah siswa yang lulus semakin bertambah,” ujar Abdul Hamid.
Dari 52 sekolah yang mengikuti SNBP 2025, SMA Negeri 1 Bireuen menempati posisi tertinggi dengan jumlah lulusan terbanyak, yakni 58 siswa. Disusul oleh SMA Negeri 2 Peusangan dengan 39 siswa, kemudian SMA Negeri 2 Bireuen dengan 37 siswa.
Selain itu, dua sekolah lainnya yang juga mencatat jumlah kelulusan tinggi adalah SMK Negeri 1 Peusangan dan SMA Negeri 1 Gandapura, masing-masing dengan 31 siswa yang berhasil lolos SNBP.
Daftar 5 Sekolah dengan Lulusan SNBP Terbanyak di Bireuen:
- SMA Negeri 1 Bireuen – 58 siswa
- SMA Negeri 2 Peusangan – 39 siswa
- SMA Negeri 2 Bireuen – 37 siswa
- SMK Negeri 1 Peusangan – 31 siswa
- SMA Negeri 1 Gandapura – 31 siswa
Meskipun banyak sekolah mengalami peningkatan jumlah lulusan, masih ada beberapa sekolah yang belum berhasil meloloskan siswanya melalui jalur SNBP tahun ini.
Keberhasilan peningkatan jumlah lulusan SNBP 2025 ini tidak terlepas dari berbagai strategi yang diterapkan oleh sekolah-sekolah di Bireuen. Beberapa sekolah telah melakukan upaya intensif seperti bimbingan akademik yang lebih terstruktur, peningkatan kualitas pengajaran, serta pendampingan khusus bagi siswa yang memiliki potensi besar untuk lolos seleksi.
“Kami terus mendorong sekolah-sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan motivasi kepada siswa agar lebih siap menghadapi seleksi di tahun-tahun berikutnya,” tambah Abdul Hamid.
Selain itu, kerja sama antara sekolah dan orang tua juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan siswa. Dengan adanya komunikasi yang baik antara guru, orang tua, dan siswa, maka kesiapan akademik dan mental siswa menjadi lebih optimal.
Abdul Hamid berharap agar tren positif ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Ia juga menekankan pentingnya peran guru dalam membimbing dan mengarahkan siswa agar lebih siap menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
“Kami berharap ke depan akan ada lebih banyak siswa Bireuen yang bisa lolos ke PTN favorit di Indonesia. Ini akan membawa dampak baik bagi dunia pendidikan di Bireuen serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia di daerah ini,” katanya.
Bagi siswa yang belum berhasil lolos SNBP, ia berpesan agar tidak berkecil hati. Masih ada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) serta jalur mandiri yang dapat dicoba.
“Gagal di satu jalur bukan berarti gagal selamanya. Masih ada banyak kesempatan lain untuk meraih pendidikan tinggi. Terus belajar, tetap semangat, dan jangan pernah menyerah,” pungkasnya.
Dengan semangat dan kerja keras, diharapkan prestasi pendidikan di Kabupaten Bireuen terus meningkat, sehingga semakin banyak siswa yang bisa meraih impian mereka di perguruan tinggi terbaik di Indonesia.