Notification

×

Iklan

Iklan


Tag Terpopuler

Museum Kota Juang Bireuen Rayakan Milad ke-IV, Momentum Mengingat Sejarah

Kamis, 03 April 2025 | 17:47 WIB Last Updated 2025-04-03T12:36:03Z

Dokumentasi foto bersama Wakil Bupati Bireuen dengan pejabat daerah, akademisi dan tamu undangan lainnya dalam acara perayaan hari jadi Museum Kota Juang.



Detikacehnews.id | Bireuen – Museum Kota Juang Bireuen merayakan hari jadinya yang keempat dengan sebuah perhelatan meriah yang mengusung tema “Melestarikan Sejarah, Menginspirasi Generasi.” Acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari pejabat daerah, akademisi, sejarawan, hingga pelajar, menjadi momentum penting dalam upaya menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah bagi masyarakat Bireuen dan Aceh pada umumnya.


Museum yang berdiri sejak empat tahun lalu ini merupakan salah satu tempat yang menyimpan berbagai artefak, dokumen, serta peninggalan sejarah yang menjadi saksi bisu perjalanan panjang Kabupaten Bireuen. Keberadaan museum ini tidak lepas dari dedikasi dan perjuangan H. Abubakar bin Ibrahim bin Salem Bey, seorang tokoh yang dikenal dengan kecintaannya terhadap sejarah dan kebudayaan Aceh.


Dalam sambutannya, Kepala Museum Kota Juang, menyampaikan bahwa museum ini tidak hanya sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sebagai pusat edukasi yang berperan penting dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air.


Museum ini adalah saksi perjalanan panjang sejarah Bireuen. Kita harus menjaga dan merawatnya agar generasi muda dapat memahami bagaimana perjuangan para pendahulu dalam mempertahankan daerah ini dari berbagai tantangan,” ujarnya.


Selain sebagai pusat informasi sejarah, Museum Kota Juang juga menjadi tempat kajian bagi para peneliti yang tertarik menggali lebih dalam tentang peran Bireuen dalam sejarah Aceh dan Indonesia.


Salah satu tokoh yang menjadi bagian dari sejarah Bireuen adalah H. Abubakar bin Ibrahim bin Salem Bey. Ia dikenal sebagai seorang yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya dan sejarah. Perjuangannya dalam mempertahankan nilai-nilai sejarah dan menyebarluaskan informasi mengenai peran Bireuen dalam sejarah nasional menjadi inspirasi bagi banyak orang.


Tidak hanya itu, keluarga H. Abubakar juga turut serta dalam berbagai kegiatan sosial dan kebudayaan. Warisan yang ditinggalkan olehnya kini menjadi salah satu aset berharga bagi masyarakat Bireuen.


Salah satu aspek menarik dalam perayaan Milad ke-IV Museum Kota Juang adalah antusiasme generasi muda dalam memahami sejarah. Para pelajar dan mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan di Bireuen tampak aktif mengikuti berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka perayaan ini, seperti seminar sejarah, pameran artefak, dan diskusi interaktif dengan para sejarawan.


Kami sangat senang bisa datang ke sini dan belajar langsung tentang sejarah Bireuen. Selama ini kami hanya mengetahui cerita dari buku pelajaran, tetapi di sini kami bisa melihat langsung peninggalan sejarah yang ada,” ujar salah seorang siswa SMA yang turut hadir dalam acara tersebut.


Sebagai bagian dari upaya pelestarian sejarah, pemerintah daerah Bireuen berkomitmen untuk terus mengembangkan Museum Kota Juang agar semakin menarik dan edukatif. Beberapa rencana pengembangan yang telah disiapkan antara lain digitalisasi koleksi museum, peningkatan fasilitas, serta penyelenggaraan program-program edukatif yang lebih inovatif.



Bupati Bireuen dalam hal ini diwakili oleh Wakil Bupati Bireuen, dalam sambutannya, menyatakan bahwa museum ini harus menjadi pusat pembelajaran sejarah yang dapat diakses oleh semua kalangan.


Museum adalah jendela masa lalu yang dapat membantu kita memahami perjalanan yang telah ditempuh oleh daerah ini. Oleh karena itu, kita harus terus mendukung keberadaannya agar tetap relevan dan bermanfaat bagi generasi mendatang,” tuturnya.


Perayaan Milad ke-IV Museum Kota Juang ini bukan hanya sekadar peringatan hari jadi, tetapi juga sebuah pengingat akan pentingnya menjaga dan merawat sejarah sebagai bagian dari identitas masyarakat. Dengan semangat yang terus menyala, diharapkan museum ini dapat terus menginspirasi dan memberikan manfaat bagi semua pihak.